Sholat Idul Fitri saat Pandemi?

Bulan Ramadhan telah tiba di penghujung masanya. Meski Ramadhan tahun ini sedikit berbeda karena pandemi, kita sama-sama berdoa semoga ibadah dan segala kebaikan kita diterima secara sempurna, agar kita tergolong sebagai orang yang menang saat lebaran nanti. Idul Fitri yang identik dengan sorak ramai dan kumpul keluarga, tentu tahun ini juga akan sedikit berbeda. Mulai dari niat sholat idul fitri hingga aktivitas serta tradisi saat lebaran yang baik saat pandemi, semuanya akan coba kita bahas di sini.

  1. Mau mudik atau pulang kampung, pokoknya jangan

Pemerintah sudah menghimbau sejak jauh-jauh hari, bahwa kita harus berada di kota tempat kita sekarang berada dan tidak memaksakan diri untuk pulang kampung. Meskipun beberapa kali peraturan sempat berganti, tapi kita sama-sama tahu bahwa keputusan terbaik untuk menyelesaikan pandemi agar benar-benar bersih adalah dengan tidak mengadakan mudik di tahun ini.

Sebagai gantinya, pemerintah siap menyediakan libur nasional pengganti libur lebaran yang nanti bisa kamu manfaatkan untuk bertemu dan berkumpul Bersama keluarga di kampung halaman. Pemerintah memberi larangan pulang kampung pun bukan tanpa alasan. Begitu mudahnya virus Corona menyebar dan rendahnya fasilitas medis di desa, tentu akan meningkatkan kemungkinan korban jiwa yang tak terkendali, bila masyarakat masih memaksakan egonya untuk mudik. Jadi, jika benar kamu sayang dengan keluargamu di kampung, tahan dulu mudik tahun ini. Agar semua selamat, semua senang, semua bisa merayakan kemenangan.

 

  1. Sholat Idul Fitri

Sholat Idul Fitri tentunya juga terdampak oleh pandemi kali ini. Ibadah yang sangat identik dengan keramaian dan ramah tamah ini, tahun ini dengan terpaksa harus diganti seusai dengan fatwa MUI yang telah terbit. Pemerintah telah melarang adanya perkumpulan masa (lebih dari 5 orang) dan di luar rumah. Jadi sholat jamaah yang biasa dilakukan di tanah lapang atau masjid agung ini terpaksa ditiadakan. Karena hukum sholat Ied sendiri adalah sunah, maka kita bisa menghilangkannya dan menggantinya dengan ibadah yang lain.

Baca Juga :  Kipas Angin AC Portable, Produk Pendingin Udara Kekinian

Namun apa bila keadaan Indonesia membaik dan secara luar biasa pandemi bisa diatasi, tentu pemerintah yang berkolaborasi dengan MUI akan memberikan arahan melalui Fatwa terbaru tentang boleh-tidaknya aktivitas sholat Idul Fitri tahun ini. Apabila diperbolehkan, tentu protokol kesehatan yang telah disepakati harus dijunjung tinggi, seperti penggunaan masker, shaf berjarak, tidak berjabat tangan dan kontak fisik lainnya, serta menyediakan larutan desinfektan dan antiseptik. Lantas bagaimana tata cara sholat idul fitri nanti? Sabar dan tunggu fatwa terbaru dari MUI ya!

 

  1. Alhamdulillah, kita hidup di tahun 2020

Datangnya pandemi seperti peringatan dari Tuhan dan alam untuk kita agar dapat bersikap lebih baik terhadap sesama manusia maupun kepada bumi. Betapa tidak, wabah besar selalu turun sekitar 100 tahun sekali, seperti saat flu Spanyol di tahun 1920, wabah kolera saat 1820, atau wabah sampar di tahun 1720. Alhamdulillah, meskipun mengerikan, wabah COVID-19 ini terjadi saat dunia telah melek sains dan teknologi.

Karenanya, kegiatan-kegiatan berkumpul dan safari Syawal di tahun ini, masih bisa kita kerjakan meski fisik kita tidak benar-benar bersama. Menggunakan Teknologi Vide Call dari WhatsApp, Skype, Zoom, Face Time, ataupun aplikasi yang lain, silaturahmi kita tentu bisa terus terjaga meski jarak tidak sedang bersahabat dengan kita. Setidaknya, kita masih punya kesempatan untuk bertukar sapa dan berbagi kabar dengan keluarga di kampung kan?

Pemerintah dan tenaga telah berjuang habis-habisan untuk mengatasi pandemi yang sedang menyerang seluruh negeri. Kita sebagai warga yang baik, tentunya tidak mau menjadi beban dan memperburuk keadaan. Jadi, sebisa mungkin, tetap di rumah ya! Insya Allah kebaikan Syawal tetap menghampiri bagi kamu yang bersabar.

Baca Juga :  Cara Memperbaiki Kulkas Tidak Dingin