Mau Donasi atau Jual Masker Online? Cek Dulu yang Satu Ini

jual masker

Kepikiran donasi, jual masker, atau sekedar nyetok di rumah untuk dibagikan kepada orang yang membutuhkan?

COVID-19 memang membuat kita tak bisa hidup tanpa masker, ya. Begitu membuka pintu rumah, kita wajib mengenakan masker. Efeknya, permintaan masker pun meningkat drastis. Banyak penjual, banyak pula donatur masker.

Masalahnya, setiap masker memiliki kegunaan yang berbeda dan harus disesuaikan dengan kondisi serta aktivitasmu. Bayangkan apa yang terjadi jika kamu belum mengetahui product knowledge yang cukup terhadap masker itu. Bayangkan pula apabila kamu hendak berdonasi namun tidak tahu jenis masker yang tepat untuk sasaran donasi kamu.

Cara paling mudah untuk menemukan target market/objek donasi yang spesifik adalah dengan berkaca pada diri sendiri. Oleh sebab itu, penting banget untuk mengenali aktivitas dan memilih masker yang paling sesuai dengan kebutuhan kita.

Sudah siap?

Jual Masker Biasa untuk Orang yang Banyak Beraktivitas di Rumah

Jika kamu merupakan ibu rumah tangga, pekerja remote, pebisnis daring, atau pelajar dan mahasiswa yang beraktivitas hanya di rumah saja, kamu bisa menggunakan masker scuba atau kain. Akan lebih baik kalau kamu memilih yang dilapisi filter.

Ini berlaku kalau kamu jarang ke luar rumah dan apa yang kamu lakukan di luar rumah hanyalah belanja di warung atau minimarket terdekat. Risiko kamu terkena COVID-19 cukup rendah, kecuali kalau kamu berada di zona merah, ya.

Jual Masker Kain atau Duckbill untuk Orang yang Bekerja di Kantor dengan Kendaraan Pribadi

jual masker

Apakah kamu terpaksa masuk ke kantor karena memang kantormu tidak bisa menerapkan sistem bekerja dari rumah? Jika iya, maka sebaiknya kamu menghindari masker scuba. Jual masker medis tetap paling aman, tetapi kamu juga bisa menawarkan masker kain atau duckbill.

Baca Juga :  Brand Jam Tangan Wanita Terbaik

Beberapa masker kain dilengkapi inovasi filter, misalnya filter tembaga (copper) produksi cSport, atau filter nanosilver dan karbon aktif produksi Maskit. Hal-hal seperti tentu saja jadi penting, mengingat kantor kerap kali menjadi cluster persebaran COVID-19.

Namun, yang tak kalah penting adalah mengedukasi target market/objek donasi akan kelebihan masker yang kamu tawarkan/berikan sehingga mereka paham nilai manfaat dan cara merawatnya.

Masker Apa yang Tepat untuk Pengendara Sepeda Motor?

Ingin menyasar orang yang selalu naik motor saat pergi ke tempat kerja?

Dalam kondisi seperti ini, hanya ada dua pilihan:

  1. masker kain/duckbill dengan filter; atau
  2. masker medis.

Untuk masker kain, pilih suplier masker yang memiliki warna dasar hitam karena sifatnya yang universal (siapa saja bisa pakai) atau yang bercorak sekalian (karena bisa sekaligus digunakan sebagai atribut fashion pengendara motor).

Menarik juga jika kamu ingin bundling kedua jenis masker di atas. Namun, pastikan copywriting kamu menarik dan tepat guna. Misalnya, kamu bisa tulis “paket bundling ini berisi masker kain/duckbill untuk penggunaan di jalan dan masker medis untuk penggunaan dalam ruangan.”

Oh iya, jika pilihanmu jatuh pada masker medis, ingatkan orang untuk langsung membuangnya setelah selesai mengendarai motor. Namun jika pilihan kamu jatuh pada masker kain dengan filter, ingatkan mereka untuk senantiasa mencuci bersih masker kain secara berkala, oke?

Masker Apa yang Cocok untuk Orang yang Sering Berinteraksi dengan Orang Lain?

Beberapa pekerjaan dapat diselesaikan hanya dengan bertatap muka via zoom, tetapi ada juga orang-orang yang harus bepergian ke mana-mana untuk bertemu orang lain, misalnya sales. Ada pula orang yang bekerja di bidang pelayanan publik seperti di mal atau restoran. Tentu mereka bagian dari target market/objek donasi.

Baca Juga :  Flu Saat Hamil? Berikut Obat Flu yang Aman Bagi Ibu Hamil!

Untuk target market yang seperti ini, kami merekomendasikan penggunaan:

  1. masker duckbill dengan filter + face shiled; atau
  2. masker medis + face shield.

 

Pada akhirnya…

Kita harus benar-benar protektif terhadap diri sendiri. Sebab, kita tidak tahu apakah orang yang sedang berinteraksi dengan kita adalah orang yang terinfeksi COVID-19 tetapi tanpa gejala atau tidak. Bagaimanapun, tidak semua orang memiliki imun yang baik.

Menjual barang memang tak mudah, namun bukan berarti tak bisa. Selama mampu mengenali kebutuhan orang lain dan memiliki pengetahuan produk yang cukup, langkah selanjutnya akan relatif lebih mudah.

Pun demikian halnya dengan donasi. Niat baik saja tidak cukup. Perlu pemahaman terhadap objek donasi dan pengetahuan akan produk yang akan didonasikan agar donasi kita nantinya tepat sasaran.

Silakan lihat di sini untuk mencari vendor jual masker terpercaya. Sekali lagi, jangan lupa untuk pilih yang sesuai dengan target market atau objek donasi kamu, ya.