Tenggarong - part 1
Dec 28th, 2007 | | journey, life
Petualangan kami (saya dan swami) kali ini adalah ke ibukota Kutai Kartanegara, a.k.a Tenggarong. Perjalanan dimulai menggunakan bis jurusan Balikpapan-Samarinda, dan berhenti di Loa Janan utk ganti angkot menuju kota Tenggarong. Cuaca sempat gerimis tapi berangsur cerah setelah memasuki tepian Mahakam.
Setelah menempuh perjalanan ± 4 jam, dan menyaksikan aliran sungai Mahakam beserta rakit pengangkut batubara (barge) yang hilir mudik, sampai juga kami ke kota tsb. Ini adalah pertama kalinya saya melihat sungai Mahakam *keren euy, gedhe banget sungainya!*
Memasuki daerah Loa Ulu, dimulailah perjalanan kami menyusuri tepian Mahakam *naek angkot*. Pemandangan diwarnai oleh rumah2 yg berdiri diatas tepian sungai. Jadi sempat bertanya2 dalam hati… klo gitu pake sistim “plung-lap” juga po yaa.. Hihihi.. jorok ah
*ntar kejadian yg bakal kami alami*
Selama disana kami berkunjung ke Museum Mulawarman (sayang, museum tutup krn ada renovasi), yg akhirnya blanja-blanji di kios2 suvenir yg ada di belakang museum. Ga lupa, beli gantungan kunci yg ada tulisan “Tenggarong” (halah! kebiasaan deh.. hehehe..). Selain menjual berbagai asesoris dari batu, manik, dan berbagai kerajinan lain, toko2 tsb ternyata jg menjual barang2 “aneh”. Hehehe.. ada berbagai macam obat, dan benda2 lain, antara lain buluh perindu dan k*****n buaya.
Yang pgn gambarnya, silahkan request, hihihi…
Di depan museum Mulawarman berdiri replika dari Lembuswana, yaitu seekor binatang dalam mitologi Kerajaan Kutai Kartanegara yang menyimbolkan beberapa binatang yang ada di dunia.
Bermahkota bukannya raja. Berbelalai. Bergading lainnya gajah. Bersayap bukannya burung. Bersisik lainnya ikan. Bertaji bukannya ayam. Binatang apakah ini?
Selain itu, kami juga maen2 di taman terbuka yg terletak di bawah jembatan Kartanegara. Jembatan gantung yang membentang anggun di atas sungai Mahakam tsb menghubungkan kota Tenggarong dengan Samarinda. Keren banget euy.. Maklumlah, sayah kan belum pernah menjumpai hal ini di Jawa
Apalagi sungai yg gueedhe buanget kayak Mahakam.. *geleng2.kepala*
(to be continued…)
feel free to leave a comment
Comment Guidelines: Basic XHTML is allowed (a href, strong, em, code). All line breaks and paragraphs are automatically generated. Off-topic or inappropriate comments will be edited or deleted. Email addresses will never be published. Keep it PG-13 people!
XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre lang="" line="">
All fields marked with " * " are required.



2 people have left comments
miftah’s last blog post..cape deehh