Review Burung Murai Batu untukmu Para Penyuka Unggas!

murai batu

Burung murai batu (Copsychus malabaricus) sungguh terkenal. Penampilannya yang eksotis dengan ekor panjang ditambah lagi dengan kicauannya yang aduhai membuat burung ini menjadi eksklusif dan mahal. Kicauannya bikin banyak penggemar burung terpukau. Saking uniknya, burung ini terlihat seolah sedang mabuk atau teler saat berkicau dengan panjang.

Untuk memilih bakalan agar menjadi jawara, kamu harus teliti dalam melihat burung murai ini. Seperti dilansir https://review.bukalapak.com/hobbies/burung-murai-batu-102466, berikut ciri ciri fisik burung murai yang berbakat jadi jawara :

Pertama, Mempunyai ciri ciri mata yang bulat besar, melotot, dan sehat. Hati hati pada burung yang memiliki kemiripan dengan katarak, ada tanda selaput putih di bola, karena itu jelas adalah ciri burung yang tidak sehat.

murai batu

Kedua adalah perhatikan ekor. Ekor yang rapat dan tidak terlalu tebal merupakan ciri burung berkualitas. Apalagi jika ekornya melengkung mulai dari pangkalnya. Selain enak dipandang, burung tidak akan banyak menguras tenaga ketika lomba jika memiliki ciri ekor seperti itu.

Ketiga, sebaiknya pilih burung yang berdada kuning, bukan cokelat. Hal ini dipercaya bahwa burung yang berdada warna kuning lebih cepat berbunyi dan gacor ketimbang yang dada cokelat. Keempat perhatikan bentuk paruh. Cari yang mempunyai bentuk lurus, tebal, besar, dan panjang. Cari juga yang posisi antara lubang hidung dengan mata, semakin dekat semakin baik.

Kelima, Perhatikan bentuk leher. Leher yang padat berisi yang menandakan burung tersebut sehat dan mempunyai kekuatan kicauan yang berkualitas. Ketika digantang, burung yang punya leher padat dan berisi akan siap mengeluarkan suara-suara yang lantang.

Selain itu, perhatikan juga mental dari burung murai batu. Cari yang agresif, marah bahkan menjerit hingga mematuk ketika dipegang. Jika murai batu pasif atau diam ketika dipegang menandakan mental yang lemah. Mental burung akan menentukan kesiapan bertarung saat lomba, siapa pun lawannya.

Baca Juga :  Perhatikan 5 Jenis Anjing Lucu Yang Cocok Dipelihara Oleh Pemula!

Setelah mendapatkan bakalan murai batu yang terbaik, kamu juga harus tahu cara merawatnya. Perawatan yang baik akan membuat burung murai makin gacor. Kebersihan kandang adalah hal yang utama. Jangan sampai kotoran dan sisa pakan dibiarkan begitu saja. Bersikah setiap hari agar kandang sehat. Cari ukuran kandang yang berukuran besar, di atas rata-rata sangkar burung kicauan lainnya.

Selain itu, kamu harus memberikan pakan berkualitas bagi Burung Murai. Kamu bisa menggunakan jenis voer ataupun pakan sampingan. Untuk murai batu, kamu bisa memberikan berbagai jenis pakan sampingan, seperti kroto, jangkrik, orong-orong, ulat Hongkong, ulat bambu, kelabang, belalang, dan cacing. Tidak semua pakan cocok untuk murai batu, karena selera makan bisa berbeda antar burung murai batu. Sesuaikan dengan kesukaan murai batu kamu.

murai batu 01

Burung murai mempunyai harga yang bervariasi. Kamu bisa melihat rujukannya di sini untuk menilai apakah harga burung murai yang akan kamu beli di atas harga pasaran atau tidak.

Jenis Burung Murai Batu Medan Dewasa Hutan biasa dibanderol dengan harga mencapai Rp1.400.000. Untuk burung Burung Murai Batu Medan Trotolan Hutan Jantan lebih tinggi lagi, bisa mencapai Rp2.200.000.

Berbeda dengan Burung Murai Batu Nias Ekor Hitam Dewasa Hutan, harganya lebih murah, sekitar Rp1.300.000. Biasanya yang paling mahal adalah Burung Murai Batu Aceh Trotolan Hutan Jantan, yang bisa di banderol hingga Rp2.300.000.

Itulah berbagai tips perawatan dan cara memilih burung murai batu untuk pemula. Sudah siap untuk lomba burung murai?