Cara Mudah Membuat Aquaponik Sendiri

aquaponik 1

Sistem pertanian modern semakin memberikan berbagai metode menarik yang tidak hanya melakukan pengembangan tanaman saja namun juga mulai mengembangkan budidaya perikanan yang biasa dikenal dengan istilah aquaponik. Banyak negara maju sudah melakukan sistem aquaponik ini. Tentunya dengan pengembangan di dua sektor ini, pertanian dan perikanan akan semakin membuat petani makmur dan perekonomian negara menjadi lebih baik.

Sistem aquaponik ini juga sudah banyak dilakukan oleh bangsa Indonesia. Metode ini biasanya digunakan untuk masyarakat perkotaan karena lahan pertanian yang tersedia tidak terlalu besar. Namun demikian, masyarakat tetap bisa meraup keuntungan yang memadai dari pengembangan 2 sektor ini. Pengembangan 2 sektor ini juga memberikan hubungan saling menguntungkan antara tumbuhan dan ikan. Air kolam tempat hidup ikan akan dimurnikan oleh tanaman dan kotoran yang dihasilkan oleh ikan akan menjadi nutrisi yang baik untuk tumbuhan.

Setelah mengetahui mengenai istilah aquaponik, berikut beberapa hal yang harus kamu lakukan dan persiapkan untuk membuat aquaponik :

Cara Mudah Membuat Aquaponik Sendiri

aquaponik 1

Membuat Kolam Ikan

Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk membuat aquaponik adalah membuat kolam ikan. Untuk ukurannya bisa disesuaikan dengan ukuran lahan yang tersedia. Untuk membuat aliran air dari kolam ke media tanaman, kamu bisa mempersiapkan pipa paralon. Untuk membuat air mengalir dari kolam ke tanaman, kamu bisa menggunakan mesin pompa aquarium.

 

Sistem Pengairan

Untuk sistem pengairan kamu bisa menggunakan beberapa metode salah satunya adalah Sistem Deep Flow Technique (DFT). Jika kamu mempunyai kolam ukuran 1×2 m maka berikut hal yang perlu kamu siapkan :

  • 10 buah pipa untuk instalasi bagian atas dengan diameter 2.4 inchi yang dilubangi sebanyak 12 lubang per pipa paralon untuk lubang tanaman.
  • 10 buah pipa paralon dengan diameter 2.5 inchi yang diletakkan di bagian tengah yang dilubangi lubang tanaman sebanyak 12.
  • Agar tanaman bisa terkena sinar matahari secara langsung maka penempatan antara bagian instalasi atas dan bagian tengah berjarak lebih dari 60 cm.
  • Pada bagian bibir kolam diberikan pot yang terhubung dengan pipa pembuangan yang berasal dari instalasi bagian tengah dan instalasi atas.
Baca Juga :  3 Film Komedi Terbaik yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan

 

Sistem Instalasi Sederhana

Untuk membuat sistem instalasi sederhana ini, hal yang perlu kamu lakukan adalah :

  • Pemompaan yang dilakukan dari kolam ke instalasi DFT bagian atas. Selanjutnya, alirkan air ke bagian tengah instalasi. Kemudian, salurkan ke pot yang terletak pada bibir kolam melalui sistem aliran atas.
  • langkah terakhir adalah membuang pot yang berisi air ke kolam ikan.

 

Jumlah Tanaman dan Ikan

Langkah selanjutnya adalah menghitung berapa tanaman dan ikan yang bisa ditanam di aquaponik tersebut. Jika menggunakan instalasi bertingkat dan ukuran kolam sebesar 1×2 meter maka perhitungannya adalah :

  • Dengan ukuran kolam tersebut, maka petani bisa menam sayuran 240-260 lubang tanaman. Sedangkan untuk model aquaponik lainnya hanya bisa menanam sayuran maksimal 120 lubang.
  • Ikan yang bisa ditampung di kolam ukuran 1×2 m tersebut adalah sebanyak 500 ekor.

Untuk biayanya sendiri, petani bisa menyiapkan dana sebesar 10 juta yang akan memiliki umur ekonomi sampai 10 tahun.

Jenis Tanaman dan Ikan

aquaponik 2

Ikan yang cocok di budidayakan untuk metode aquaponik ini adalah ikan lele, nila dan mas. Ikan ini menghasilkan amonia yang tinggi sehingga bagus untuk nutrisi tanaman. Untuk jenis tanamannya, jika tinggi media tanam sekitar 5-10 cm maka tanaman berbatang pendek yang cocok adalah sawi, selada, seledri dan kangkung, dan jika tinggi media tanam mencapai 20-30 cm maka jenis tanaman aquaponik yang cocok ditanam adalah cabai dan tomat.

Dari ulasan di atas, kira-kira kamu sudah siap untuk membuat aquaponikmu sendiri?