bookreview: eldest ****

| Wawan | book

di buku kedua seri eragon ini diceritakan bagaimana eragon melanjutkan pelajaran sihirnya pada si cacat yg utuh, …

arghhhhh.. review ini udah ada didraft email gue sejak tgl 23 des ‘05, tapi sampai sekarang ga sempat2 buat dilanjutin, baru satu baris itu doang hehehe.. ya sudahlah, daripada ga pernah selesai, berikut ini deskripsinya yg gue ambil dari inibuku.com.

sebelum itu, ada satu yg nyebelin buat gue, waktu itu gara2 kelamaan nunggu email konfirmasi dari inibuku.com - satu minggu lebih! - gue akhirnya beli di gramedia balikpapan dg harga yg Rp 37.500 lebih mahal dari inibuku.com!!! akhirnya sih yg dari inibuku tetap gue beli buat temen gue, tapi yaaa rada nyesel jg sih kenapa ga bersabar sedikit lebih lama.. hiks.. :( yg jelas sejak kejadian nyebelin banget - dulu waktu gue pesen harry potter versi inggris di gramedia sini - sekarang kalau liat buku bagus, gue pasti ngecek dulu tu buku dijual diinternet ga, kalau ada di internet ya.. gue milih beli diinternet, selisih harganya terlalu jauh :)

Eragon dan naganya, Saphira, berhasil menyelamatkan para pemberontak dari Raja Galbatorix, penguasa kejam Kekaisaran. Sekarang Eragon harus pergi ke Ellesméra, negeri para elf, untuk mempelajari lebih dalam ilmu sihir dan ilmu pedang agar ia dapat menjadi Penunggang Naga yang andal.

Perjalanan yang luar biasa itu membuatnya sampai di banyak tempat yang memikat dan menemui orang-orang yang menakjubkan. Termasuk Arya, elf yang membuat Eragon merasakan cinta untuk pertama kalinya. Juga Oromis dan naganya, Glaedr, yang mengajari Eragon berbagai hal untuk mempererat hubungan batin antara dirinya dengan Saphira, naganya.

Setiap hari merupakan petualangan baru bagi Eragon. Namun kekacauan dan pengkhianatan menghantuinya, Eragon jadi tidak tahu siapa yang bisa dipercayainya.

Sementara itu, sepupunya Roran kembali harus menghadapi pertempuran di Carvahall—pertempuran yang menyebabkan Eragon berada dalam bahaya yang lebih besar lagi karena melibatkan Galbatorix juga.

Apakah tangan penuh darah sang raja akan menghantam semua usaha untuk melawannya? Eragon kali ini mungkin takkan berhasil meloloskan diri, biarpun dengan mengorbankan nyawanya

No comments yet.

feel free to leave a comment

Comment Guidelines: Basic XHTML is allowed (a href, strong, em, code). All line breaks and paragraphs are automatically generated. Off-topic or inappropriate comments will be edited or deleted. Email addresses will never be published. Keep it PG-13 people!

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre lang="" line="">

All fields marked with " * " are required.