ayda

Kampung Sampireun – Flashback

| Ayda | journey,life

Kemarin temen kantor yg baru nikah tanya tentang Kampung Sampireun, tempat hanimun saya dan swami *jadi.pengen.lagi* Halah… Emang udah hampir setahun, tapi bikin saya pgn cerita betapa bagus dan romantis tempatnya.. (nah lho.. ternyata saya suka yg romantis2, hehehehe…)

Lewat searching di gugel, akhirnya (dulu) kami memutuskan untuk hanimun di Kampung Sampireun (KS), yang merupakan sebuah resort berdanau yang terletak di Kampung Ciparay, desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kami naik kereta ke Bandung, dan di stasiun dijemput oleh pihak KS.

Kami mengambil paket hanimun dengan layanan antar jemput PP Bandung-KS. Nah, kami milih paket 3 hari 2 malam yang dilengkapi fasilitas2 yang menggiurkan, hehehe.. (bisa dilihat di webnya). Trus kami memilih Kalapalua Suite (satu kamar tidur & teras), yang letaknya sedikit di atas danau. Di tiap bungalow tsb dilengkapi dengan perahu :mrgreen:

Kalapalua Suite Room 108 Pemandangan danau dari teras bungalow Kampung Sampireun

Pertama datang (jam 1 siang), langsung disuguhin welcome drink berupa bajigur yang dihidangkan hangat2 serta rangginang & ranggining (apa bedanya yak?). Hmmm.. sedaapp..!! Suasananya benar2 asri dengan udara yang seger banged, eksotis puol!!! Menjelang sore adalah waktunya menikmati sajian teh/kopi beserta berjenis2 gorengan (disajikan langsung di Bale Putri Amanti, ato kita boleh minta antar ke kamar). Sembari menikmati cemilan di teras yang berhiaskan angin semilir (halah!), kita dihibur oleh musik tradisional Sunda (disebut Calung), yang dimainkan di atas rakit.

Di malam hari setelah berkeliling, kami milih makan di kamar aja, dingin bo!! Lagipula, waktu itu kan waktunya untuk bersiap2 ….. *sensor!!!!* Hihihihihi….. Sekitar jam 10 mlm gitu ada sekoteng yg diantar khusus lewat perahu (floating sekoteng) yang diiringi alunan Kecapi Suling yang dimainkan langsung oleh grup kesenian KS *serasa dininabobokkan* :mrgreen:

Di dermaga Floating surabi mejeng terus..

Hari kedua, pagi2 kami keliling danau berperahu berdua (ceile.. :lol: ), sambil bermain-main dengan ribuan ikan mas *ngasih makan*. Dan makan serabi, karena setiap pagi ada floating serabi alias serabi yang dijajakan di atas perahu *gratis alias tinggal minta dibuatin serabi pedes ato manis* Acara kami selanjutnya adalah wisata keliling kampung, menyusuri tepi sawah dan ladang berhiaskan pemandangan pegunungan dan beraromakan sejuknya udara pagi

Menjelang siang, kami berspa-ria alias “Romantic Honeymoon Treatment“ di Taman Sari Royal Heritage Spa, yg merupakan perawatan tubuh (terdiri dari Wedang, Asmaragama Massage, Body Scrub dan Hydrobath). Heemm.. ringan dan seger rasa tubuh ini setelah dipijet2 dan berendam.. :mrgreen: *berdua lagee..!!* Habis itu, makan siang di Restoran Seruling Bambu. Kami milih makan lesehan di bangunan kecil beratap (apa ya namanya…) yang mengelilingi taman restoran.

Malam hari ini adalah acara yang kami tunggu.. “Floating Candle Light Dinner” alias mkn malam di atas rakit di tengah danau. Wooww.. romantis abiss!!! Untunglah cuaca saat itu ga hujan, tapi dinginnya menusuk tulang, hehehe…

Rakit buat dinner Bungalow kita dilihat dari atas rakit Floating candle light dinner

Btw, bungalow yg kami tempati dilengkapi dengan teras bertipe rumah panggung Tatar Sunda Parahyangan. Di dalam kamar (sengaja) tidak dilengkapi dengan tipi *utk mendukung suasana hanimun*, hehehe.. Setiap pagi dikasih koran yang diletakkan di bumbung bambu depan pintu yang berada di belakang. Jadi pintunya ada dua, klo mau kemana2 bisa naik perahu atau jalan kaki aja menyusuri tepian danau.

Hari ketiga kami lewatkan dengan bernarsis-ria (lagi) dan keliling seluruh wilayah KS. Pokoknya keren abis deh.. Karyawannya ramah2, profesional banget.. So, jangan lupa mencatat tempat ini sebagai salah satu tujuan hanimun (atau cuman sekedar refreshing jg boleh ) :smile:
But, this is a (very) recommended place for your honeymoon :mrgreen:

Related Entries:

Random Entries:

Tinggalkan Komentar Anda