Wawan

6 Langkah Menuju WordPress 2.5

| Poer | Tips dan Tutorial

Upgrade ke WordPress 2.5 itu ternyata mudah banget, dan sampai saat ini, seminggu setelah upgrade, dari sekian banyak plugin yang kupake, baru ada dua plugin saja yang tidak berjalan dengan baik, dan sama sekali tidak ada masalah dengan theme Dark yang kupake ini, jadi buat teman-teman yang masih ragu, kukira inilah saatnya untuk membuang keraguan itu :D

Sebelum melakukan upgrade, jangan lupa untuk membackup blog kita, baik itu full backup lewat hosting control panel, atau hanya backup sql-nya saja, entah dengan cara membuat sql dump dari phpMyAdmin atau, fasilitas export dari WordPress itu sendiri, 3rd party backup plugin dsb.

Setelah emergency plan selesai, masuk ke WordPress admin, dan matikan semua plugin, yang perlu diingat disini adalah ada beberapa plugin (jarang sih) yang ketika dimatikan akan otomatis menghapus setting-nya dari database, nah jika kita punya plugin jenis ini, pastikan untuk mengingat setting yang kita gunakan, kalau perlu catat di notepad.

Selanjutnya download WordPress 2.5, dan extract file itu ke local harddisk kita, kemudian masuk ke folder WordPress yang dibuatnya, pilih semua file dan folder yang ada di situ, dan buat file zip baru. Ini untuk memudahkan proses upload ke server, dari pada harus upload satu persatu, akan lebih cepat kalau kita upload satu file zip saja, tapi sayangnya zip file aslinya meletakkan semua file itu didalam folder WordPress, jadi ketika di extract di server, jika blog kita ada di root folder, kita terpaksa harus memindahkan file-file itu. Untuk menghindari proses inilah, lebih baik jika kita bikin file zip baru, dimana semua filenya berada di root bukan di dalam folder WordPress.

Pada langkah berikutnya, masuk ke server entah dengan program ftp client, cpanel, lxadmin dsb; dan hapus folder wp-admin serta wp-includes, semua file lainnya biarkan saja apa adanya karena nanti akan di timpa dengan file baru.

Upload file zip baru tadi ke server, letakkan di root folder blog kita, dan extract dg pilihan overwrite file. Pada lxadmin, kita tidak bisa mengextract file langsung ke root folder, nah jika Anda menggunakan lxadmin atau ftp client yang tidak bisa mengextract file, kita bisa menggunakan layanan webftp gratis dari net2ftp.com.

Setelah semua file terextract, kita sudah bisa masuk ke halaman admin blog kita (blog/wp-admin), dan disitu, sebelum halaman login, kita akan mendapatkan pesan kalau kita harus mengupgrade database kita. Cukup klik Upgrade WordPress, dan dalam beberapa detik kita akan dibawah ke halaman login.

Kalau sudah login, langkah terakhir yang harus kita lakukan adalah mengaktifkan plugin-plugin yang kita gunakan. Langkah ini biasanya cukup lama, tergantung berapa banyak plugin yang kita pakai :D.

Diawal aku bilang ada dua plugin yang tidak berjalan dengan baik, keduanya adalah Advanced Admin Menus dan SRG Clean Archives. Untuk Admin Menus, aku ganti dengan plugin Admin Menu Drop Down, sedangkan SRG Clean Archives masih bisa dipakai, masalah yang timbul cuma ketika save option saja :D

Terakhir, untuk mereka yang menggunakan Lighttpd versi sebelum 1.5 (seperti saya :cry: ), berarti belum bisa memanfaatkan fasilitas multifile uploader WordPress 2.5 yang baru *kasihan deh :mrgreen: *

Salam.

Related Entries:

Random Entries:

Tinggalkan Komentar Anda